1 2 3 4 > 

PELATIHAN MANAJEMEN BANGSAL KEPERAWATAN

 

 

M A N A J E M E N

B A N G S A L

K E P E R A W A T A N

 

Akreditasi PPNI Pusat Jakarta : 2 SKP

 

RUMAH SAKIT URIP SUMOHARJO

BANDAR LAMPUNG


BEKERJASAMA DENGAN


PUSAT PENGEMBANGAN KESEHATAN CAROLUS

JAKARTA

PELATIHAN KLINIK KEPERAWATAN

 

P E M B I M B I N G

K L I N I K

K E P E R A W A T A N

(CLINIKAL INSTRUCTOR)

 

Akreditasi PPNI Pusat Jakarta : 2 SKP

RUMAH SAKIT URIP SUMOHARJO

BANDAR LAMPUNG

BEKERJASAMA DENGAN

 

PUSAT PENGEMBANGAN KESEHATAN CAROLUS

JAKARTA

Latar Belakang

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keperawatan menumbuhkan perkembangan keterampilan keperawatan sebagai profesi. Perawat sebagi tenaga kesehatan tidak terlepas dari pengaruh adanya peningkatan tuntutan dari masyarakat. Oleh karena itu pelayanan keperawatan sebagai bagian integral dari pelayanan kesehatan, perlu di upayakan pengembangannya.

Pendidikan dan pengembangan keperawatan perlu di arahkan untuk dapat menghasilkan perawat yang memiliki ilmu pengetahuan atau ilmu keperawatan yang mendalam dan menguasai metode ilmiah, serta menerapkannya dalam asuhan keperawatan pada klien, baik sebagai individu, keluarga, dan kelompok masyarakat tertentu. Seiring dengan perkembangan di atas, kurikulum pendidikan pun mengalami pergeseran orientasi dengan berbasis pada kompetensi yang harus dicapai oleh setiap mahasiswa atau karyawan melalui tahapan-tahapan dalam proses pembelajaran yang harus dapat di ukur dan terarah pencapaian kompetensinya.

Dewasa ini pengelolaan bimbingan praktik klinik masih menemukan beberapa kendala antara lain: masih dirasakan adanya perbedaan persepsi antara pembimbing dari lahan praktik, kualitas dan kuantitas pembimbing yang masih belum memada, serta bertambahnya institusi pendidikan yang memerlukan bimbingan dan lahan praktik. Kendala tersebut akan mempengaruhi proses pembelajaran yang hasilnya menjadi kurang optimal dan pada akhirnya menghasilkan lulusan yang kurang mampu memasuki dunia kerja.

Berdasarkan pertimbangan tersebut, Diklat Rumah Sakit Urip Sumoharjo bekerjasama dengan Pusat Pengembeng Kesehatan Carolus mengajak Bapak/Ibu pembimbing/ calon pembimbing untuk menyamakan persepsi dalam pelatihan "Pembimbing Klinik Keperawatan"

Manfaat bagi Peserta Pelatihan

Pada Akhir pelatihan peserta diharapkan mampu untuk:

  • Mengelola bimbingan praktik klinik Memahami peran, fungsi dan tugas-tugas sebagai pembimbing praktek klinik keperawatan
  • Memahami konsep pengajaran klinik pendidikan keperawatan
  • Memahami peran dan fungsi pembimbing klinik keperawatan
  • Menciptakan lahan praktik yang kondusif
  • Menjalin hubungan dengan peserta didik pasien dan keluarga
  • Menentukan metoda bimbingan yang sesuai dengan tujuan pembelajaran
  • Menjadi contoh (role model) sebagai perawat professional terhadap mahasiswa dan perawat pelaksana di wilayah kerjanya

 

Materi  Pelatihan Yang Dibahas             

  • Konsep Pendidikan Tinggi Keperawatan
  • Makna Praktik Profesional
  • Konsep Pelayanan Keperawatan
  • Kolaborasi Antara Institusi Pendidikan dengan pelayananan Keperawatan
  • Peran dan fungsi pembimbing Klinik
  • Lingkungan Belajar Yang Kondusif
  • Interaksi Peserta Didik Pembimbing dan Lingkungan
  • Aspek Legal dalam Proses Pembelajaran Klinik Keperawatan
  • Evaluasi Pembelajaran Praktik
  • manajemenBimbingan Praktik Klinik Keperawatan

 

Metode Pelatihan

  • Ceramah
  • Diskusi
  • Latihan

 

Narasumber

Para Pakar Dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Carolus, Pusat Pengembangan Kesehatan Carolus (PPKC) Jakarta

  • E Onna Monteiro, SKp. M.Kep
  • Th Mudji Astuti SKp, Ns

 

Peserta

  • Pembimbing / Calon Pembimbing
  • Staff Pengajar Keperawatan

 

Waktu,  Tempat dan Biaya

Pelatihan Berlangsung  dari tanggal 26 s.d 30 September 2011,

Di Aula RS Urip Sumoharjo  mulai pukul 08.00 s.d 15.30 WIB

dengan biaya Rp.2.400.000/ peserta

Biaya sudah termasuk :

  • Bahan pelatihan
  • Makan siang dan 2 (dua) kali snack
  • Tas Pelatihan

 

  • Sertifikat (Akreditasi PPNI)

 

Pendaftaran

Sekretariat

Kantor Pelayanan Medis RS Urip Sumoharjo

Jl Urip Sumoharjo no.200 Sukarame Bandar lampung

Telp           : 0721 - 771322

Fax                        : 0721 - 771321

Hari           : Senin  s.d  Sabtu      pkl   08.00 s.d  14.00 WIB

Pendaftaran akan ditutup apabila jumlah peserta telah mencapai 25 orang

 Contack Person

 Ipah saripah              (Hp. 0813 6968 7476)

 

PEMBAYARAN

Pembayaran dapat tunai ke Sekretariat atau Transfer melaui

Bank Mandiri Cabang Cut Mutia, Bandar lampung

Nama         : PT Gunung Sulah Medika

No Rek      : 114.000.4828.573

 

 

KETENTUAN RUMAH SAKIT BERTARAF INTERNASIONAL


KETENTUAN RUMAH SAKIT BERTARAF INTERNASIONAL

   

Kementerian Kesehatan menetapkan lembaga/badan yang dapat melakukan akreditasi rumah sakit bertaraf Internasional adalah lembaga/badan akreditasi rumah sakit yang telah terakreditasi oleh Internasional Society for Quality in Health Care (ISQua). Ketentuan ini tertuang dalam Keputusan Menkes No. 1195/MENKES/SK/VIII/2010, tanggal 23 Agustus 2010. Saat ini badan akreditasi yang telah mendapatkan akreditasi  ISQua adalah Joint Commission International (JCI). ISQua merupakan lembaga akreditasi internasional yang berwenang melakukan akreditasi terhadap akreditor. Saat ini Kemenkes sedang berupaya agar Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) terakreditasi oleh ISQua untuk memenuhi standar internasional.

Prilaku Cuci Tangan Pakai Sabun dapat Menurunkan Insiden Diare


PERILAKU CUCI TANGAN PAKAI SABUN (CTPS)

 DAPAT MENURUNKAN INSIDEN DIARE


Penyakit diare masih merupakan masalah global dan banyak berjangkit di negara-negara berkembang dengan kondisi sanitasi lingkungan yang buruk, tidak cukup pasokan air bersih, kemiskinan, dan pendidikan yang rendah. Insiden diare bervariasi di setiap daerah di setiap wilayah, musim, dan masa-masa endemik seperti kejadian luar biasa kolera. Umumnya insiden tertinggi terjadi pada dua tahun pertama usia anak yang menurun dengan meningkatnya usia.

Imunisasi Efektif Menekan Angka Kesakitan dan Kematian Bayi


IMUNISASI EFEKTIF MENEKAN ANGKA KESAKITAN

DAN KEMATIAN BAYI

 

Masalah kematian akibat campak di dunia pada tahun 2002 sebanyak 777.000 di antaranya 202.000 berasal dari Negara ASEAN, dan 15% dari kematian campak tersebut berasal dari Indonesia. Diperkirakan 30.000 anak Indonesia meninggal tiap tahunnya disebabkan komplikasi campak, artinya 1 anak meninggal tiap 20 menit karena setiap tahunnya lebih dari 1 juta anak Indonesia belum terimunisasi campak.

Kusta Bukan Penyakit Kutukan


KUSTA BUKAN PENYAKIT KETURUNAN ATAU DISEBABKAN KUTUKAN

 


Penyakit Kusta (Leprocy) bukan penyakit keturunan, bukan pula disebabkan oleh kutukan, guna-guna, dosa atau makanan. Kusta merupakan penyakit menular dan menahun yang disebabkan oleh kuman Myctobacterium Leprae. Penyakit ini menyerang kulit, saraf tepi dan dapat pula menyerang jaringan tubuh lainnya kecuali otak.

Kusta Penyakit yang Terabaikan

 

KUSTA DAN FRAMBUSIA PENYAKIT TERABAIKAN

 

 

Penyakit kusta  bila tidak tidak dideteksi  dan diobati secara dini berakibat cacat. Bila sudah cacat, penderitanya  dijauhi, dikucilkan dan diabaikan sehingga sulit mendapatkan pekerjaan. Mereka menjadi sangat tergantung secara fisik dan finansial kepada orang lain yang pada akhirnya berujung pada kemiskinan.

Hindari Kematian Akibat Rabies


HINDARI KEMATIAN AKIBATRABIES

CUCI LUKA UNTUK PERTOLONGAN PERTAMA PADA GIGITAN



Penyakit Rabies atau anjing gila merupakan penyakit mematikan yang ditularkan lewat gigitan anjing. Untuk menghindari kematian, bila seseorang digigit hewan yang menderita rabies, tindakan pertama yang dilakukan adalah cuci luka secepatnya dengan air mengalir dan sabun atau deterjen selama 10-15 menit. Kemudian luka diberi antiseptik/ alkohol 70%, setelah itu segera bawa ke Rabies Center (Puskesmas atau Rumah Sakit) atau ke dokter untuk mendapatkan pengobatan selanjutnya.

Kandungan Maksimum Milamin Dalam Susu Bubuk


Kandungan Maksimum Melamin Dalam Susu Bubuk 1 mg/kg


Jumlah maksimum melamin yang diperbolehkan dalam susu bubuk untuk bayi adalah 1 mg/kg dan jumlah maksimum bahan kimia yang diperbolehkan untuk makanan lain dan makanan binatang adalah 2,5 mg/kg, berdasarkan peraturan baru dari Komisi Standarisasi Makanan PBB, Codex Alimentarius Commission, demikian siaran pers World Health Organitation (WHO) 6 Juli 2010.

Tips Berpuasa Bagi Penderita Penyakit Tidak Menular


TIPS BERPUASA BAGI PENDERITA PENYAKIT TIDAK MENULAR

 

Bagi umat muslim, berpuasa selama satu bulan di Bulan Ramadhan adalah wajib. Bagaimana berpuasa bagi penderita penyakit tidak menular seperti maag, hipertensi, stroke, jantung koroner, diabetes mellitus dan lain-lain?

 1 2 3 4 > 

Emergency Call

Denah Lokasi

ct-scan

Online Supports

Live Support 1 :

Live Support 2 :

Live Support 3 :

Live Support 4 :

 

Testimonials

lis
Tidak perlu repot mencari makanan/minuman untuk penunggu karna ada room service dari urip kafe :)


winda
Pelayanan Data kepulangan pasien di kasir saya anggap super cepat.. hitungan detik... trims rs urip


Robby Jiwo
Tingkatkan terus pelayanan kepada masyarakat. Bravo!


Ridho
Pelayanan untuk pasien Jamkesmas, memuaskan, trims ya RS Uripsumoharjo


Wahyu Kurniawan
RS. Uripsumoharjo memang menjamin peserta ASKES, hidup bang urip.